Tobatnya AA Gym


Malam itu tidak sengaja remote TV ini memilih chanel Metro Tv. Acaranya adalah Just Alvin. Bintang tamu yang didatangkan adalah seorang da’i yang sangat terkenal di negara ini. Dengan tetap memakai gaya dan pakaian khas serta surban penutup kepala, AA Gym duduk di depan sang host Alvin.

Melihat tampilan monolog sebelum acara, dikatakan bahwa “AA Gym adalah da’i kondang Indonesia yang dan dicintai oleh banyak kalangan. Tapi sejak dikabarkan melakukan poligami, hampir semua orang meninggalkannya”.

Saya sangat terkejut sekali mendengar jawaban demi jawaban AA gym dalam melayani pertanyaan Alvin seputar redupnya beliau di dakwah layar televisi. AA menyatakan bahwa:

  • Sesungguhnya apa yang pernah dilakukannya adalah sebuah kemunafikan
  • apa yang pernah dibuatnya dulu adalah topeng
  • segala yang dilakukan adalah drama belaka

Mari kita mencoba mengingat kembali peran AA Gym saat masih jaya 2 tahun silam. Hampir seluruh stasiun TV dan Radio antri mendatangkannya. Kita pun pernah dibuat nyaman dengan cara dakwah beliau. Lemah lembut, santun dan terasa sekali beliau sosok yang penyayang.

Kenapa beliau berfikiran seperti diatas?

Beliau mengatakan bahwa sesungguhnya hatinya sudah merasakan bahwa apa yang dilakukannya saat itu adalah sesuatu yang salah. Waktunya sebagai individu seorang bapak untuk anak dan seorang suami untuk istri telah tiada terenggut kesibukan melayani jamaah. Waktu untuk merenungi diri, ibadah dan juga instrospeksi sangatlah berkurang, hingga menimbulkan sebuah kesombongan akan kehebatan diri seorang AA Gym. Beliau mengaku bahwa semua ini adalah lingkaran. Yang akan sulit untuk kita bisa keluar ketika segalanya sudah mengungkung dalam kesibukan duniawi.

Kabar bahwa beliau melakukan poligami secara tidak sengaja telah melepaskan AA Gym dari lingkaran ini. Di tariknya beberapa jadwal undangan ceramah di berbagai tempat dan di urungkannya kontrak-kontrak dengan televisi serta gencarnya media memberitakan secara sinis mengenai poligaminya membuat seorang AA Gym hidup dalam sepi dan sendiri.

Disinilah pertobatan ini dilakukan beliau. Perbuatan baik (ceramah) yang selama ini sesungguhnya tidak lebih dari hanya sebuah penyutradaraan tanpa makna di hatinya. Tangis dan pilu dalam sujudnya meminta atas segala pengampunan dari Allah SWT.

Dikesempatan yang kedua ini, AA hanya berharap akan sebuah kehidupan yang tenang berdasar atas sebuah tuntunan yang benar, yaitu kebenaran Ilahi. Bukan kebernaran yang diucap dan dibuat oleh manusia. “Apapun pendapat orang, janganlah terlena olehnya. lakukan kebenaran Ilahi meski celaan dan hinaan akan menimpamu. jangan takut dihina dan dicela untuk penegakan kebenaran Ilahi”. kata AA

Apakah ini sebuah pertobatan dari sesuatu yang baik?

Penulis: Widy

8 responses to this post.

  1. Posted by Wiwit on 7 September 2010 at 17:01

    Hati adalah kunci utama niatan manusia menjadi baik atau jelek.allah akan mengampuni orang2 yg tobat

    Balas

  2. Kalau dicermati, ada yang tidak berubah dari sosok Aa Gym, yaitu kejujuran dan kerendah hatian, barangkali juga ketulusannya, bagaimana tidak, dulu ketika popularitasnya masih tinggi (walaupun sebenarnya sekarang beliau tetap populer menurut saya),hampir disetiap ceramahnya beliau selalu mengungkapkan perihal bahwa Alloh lah yang menutupi segala aib dan kekurangannya, sehingga se olah2 beliau sedang mengenakan topeng supaya terlihat bagus. Dan kalau sekarang beliau mengungkapkan perihal yang sama seperti itu, maka tidak aneh menurut saya, karena memang begitulah sifat dan bawaannya, tetap dalam patron jujur,rendah hati dan tulus, tiga komponen yang kalau dimiliki seorang tokoh, maka selayaknyalah tokoh tersebut menjadi panutan kita, dan saya selalu istiqomah untuk mencintai beliau.

    Balas

    • dari apa yang dikatakan beliau saat wawancara. pikiran beliau memandang situasi kenyataan beliau saat ini sungguh menggambarkan betapa dia orang yang sangat sabar dan baik. apapun hal yang pernah beliau rasakan sebelumnya memang hanya beliau yang tahu. tapi kita bisa memetik sebuah simpulan tentang pentingnya menata hati disetiap skenario hidup manusia.

      Balas

    • setuju sekali

      Balas

  3. Posted by Jetti on 8 April 2011 at 13:02

    Seorang pendakwah, level manapun, akan selalu diuji Allah SWT dengan apa yang selalu disampaikan kepada umatnya/muridnya/pengikutnya/pendengarnya …. Silakan Aa renungkan lagi, apakah Aa sudah melaksanakan apa yang selalu Aa sampaikan/ajarkan kepada kami? Tentunya hanya Aa sendiri yang tahu tentang diri Aa yang sebenarnya. Itu urusan Aa dengan Allah SWT. Tapi jangan mengajari orang lain tentang apa2 yang Aa sendiri belum sanggup melaksanakannya …. OK?

    Balas

  4. Posted by Dra. Hafsah on 15 Agustus 2011 at 10:27

    SAYA PUNYA ANAK PEREMPUAN SEKOLAH ALIYAH DI ONTREN KLAS 3 SEKARANG SAYA MAU TAHU ALAMTNYA PONTREN/UNIV ISLAMIA YANG DI DIRIKAN OLEH AA GIM KARENA SAYA MAU MELANJUTKAN KESITU .TKS

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: