Brutalisme Madrid Ala Mourinho


tancak wis

Semua mata bola pasti menyaksikan enam partai pertemuan antara Madrid Vs Barca dalam setahun belakangan ini. Mayoritas kelimanya diambil kemenangannya oleh Barca. Sebuah hasil yang sangat menyakitkan tentunya bagi Madrid, Madridista dan Mourinho.

Awal pertemuan yang buruk berakhir dengan salam “lima jari” alias 5-0 untuk Barca. Ini awal Mourinho berfikir strategi jitu untuk menghentikan Barca. Pertemuan demi pertemuan Madrid menyuguhkan permainan keras menjurus kasar.

Bagi Mourinho, Hanya dengan cara marking ketat dan tidak memberi kesempatan para pemain Barca bermain-main dengan driblenya Madrid bisa menang. Sayangnya, apa yang mereka perlihatkan malah nampak seperti para pemain kelas kampung yang cenderung hanya main fisik tanpa taktik.

Melihat sederet nama besar punggawa Madrid, tentunya hal ini sebuah aib tersendiri. Mereka dibeli dengan harga mahal, karena skil yang mumpuni, kemampuan diatas rata-rata dan juga menjadi rebutan banyak klub.

Strategi Mourinho sungguh membuat mereka tampak seperti sebelas kacung yang memerah wajahnya karena marah tidak tahu harus berbuat apa. Sungguh sebuah ironi tentunya.

Mengutip ungkapan pemain AC MIlan tahun 80 an Dona Doni yang pernah merasakan kejayaan Milan di seantero Eropa mengatakan bahwa: “tidak akan ada tim yang bisa bermain nyaman melawan Barca. Mereka terlalu kuat dan terlalu jenius untuk di taklukkan. lebih baik tunggu saja punggawa-punggawa mereka pensiun nanti.”

Ayo Barca, tetap goyangkan permainan cantikmu di setiap pertandingan, dan untuk Madrid, segera mencari solusi permainan yang lebih manusiawi dan berkelas dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: