Mudik Adalah Bencana


Kegiatan Mudik yang selalu dilakukan setiap menjelang Lebaran telah masuk dalam ranah bahaya dan bencana. Tiap tahunnya, korban meninggal dan luka berat selalu menembus angka ratusan.  Untuk tahun ini saja (2011) tercatat korban meninggal mencapai angka 600 an, sedangkan korban kecelakaan yang mengakibatkan luka ringan dan berat mencapai angka empat ribuan.

Sungguh fantastis tentunya angka nominal diatas. Bahkan bisa-bisa melebihi jumlah korban sebuah bencana di negeri ini. Tapi pernahkah kita berfikir mencari solusi?, apa peran pemerintah dalam melindungi warganya dari maut jalan raya?

Pemerintah Lalai

Sebagai lembaga pelaksana jalan raya, pemerintah sudah memberikan fasilitas lumayan bagi para pengguna jalan raya. Tapi, mereka lalai mengantisipasi ribuan pemudik yang akan menuju kampung halaman. Fasilitas aman untuk pemudik belum disediakan oleh pemerintah kita. Transportasi yang nyaman serta murah dan terjangkau belum ditemukan di jengkal sluruh negeri ini.

Tidak heran jika hampir 80% pemudik adalah pengguna transportasi motor. Karena efisien dan murah. Tapi hasilnya, nominal angka kecelakaan membengkak setiap tahunnya. Karena motor adalah transportasi mudik paling beresiko maut. Dengan jarak tempuh melebihi 300 km, pemudik tentu akan mengalami berbagai macam faktor psikis yang tentunya akan berdampak pada emosi mereka saat berkendara.

600 jiwa melayang sia-sia di jalanan. Ini angka korban yang sungguh fatal bagi sebuah bencana. Tapi Pemerintah sekali lagi tidak pernah menganggap hal ini sebagai bencana nasional. Tiap tahunnya pun pemerintah tidak pernah mempunyai program antisipasi mudik yang nyaman, aman dan terjangkau bagi warganya.

piye toh negaraku iki.

Galeri foto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: