Kesuksesan Jokowi di Solo Palsu?


  • SOLO (VoA-Islam) — Siapa bilang, Joko Widodo alias Jokowi disebut-sebut sebagai Waliko Solo terbaik.  Justru selama Jokowi memimpin Solo, angka kemiskinan meningkat. Sebutan Walikota terbaik adalah pendapat yang menyesatkan. Demikian dikatakan Amien Rais  menjelang Pilkada DKI putaran kedua.

     Amien Rais mengingatkan warga Jakarta harus jeli melihat kelebihan dan kelemahan setiap calon, yaitu Joko Widodo dan Fauzi Bowo. Secara khusus, tokoh Partai Amanat Nasional tersebut mengomentari Joko Widodo. Menurutnya, selama Jokowi menjadi Wali Kota Solo, angka kemiskinan meningkat.

    “Selama periode Jokowi, angka kemiskinan meningkat. Masih banyak daerah kumuh seperti di Kota Solo seperti di daerah Nusukan,” kata Amien di sela-sela silaturahim dengan keluarga besarnya di Bekonang, Sukoharjo, Selasa (21/8/2012).

    Namun, pemindahan pedagang tanpa ada konflik adalah prestasi Joko Widodo. Sementara mengenai predikat wali kota terbaik, Amien Rais menilai hal tersebut justru menyesatkan. “Jakarta itu kotanya kompleks, dan saya sudah pergi ke berbagai kota di Eropa, di sana banyak kota yang lebih baik dan tertata daripada Kota Solo, lebih tertata kotanya dan tidak macet,” katanya.

    Namun, Amien juga mengatakan, sudah saatnya kesukuan dan primordialisme tidak dijadikan alasan untuk memilih pemimpin. Amien mengatakan juga bahwa meskipun dirinya tidak memiliki hak untuk mencoblos saat pilkada, dia berharap warga Jakarta cerdas dalam memilih.

    “Sebagai wong Solo, saya juga merasa bangga ada orang Solo yang bisa menjadi pemimpin. Namun, sudah saatnya hal-hal kesukuan dan primordial menjadi alasan untuk memilih,” katanya.

    Kehebatan Jokowi memimpin Solo hanya ramai di media, kenyataannya tidak seperti yang dirasakan rakyat Solo. Fabrikasi media yang begitu kuat menciptakan opini begitu terhadap sosok Jokowi, seperti tukang sihir, yang akan bisa menyulap Jakarta, hanyalah “pepesan kosong” belaka. Sama halnya, ketika Megawati menjadi presiden, dielu-elukan sebagai “ratu adil”, kenyataannya tak pernah ada.

    Semangat pagi sahabat2 semua🙂 Banyak pertanyaan yg masuk ke JASMEV mengenai Pak @jokowi_do2 kami akan coba menjawabnya satu persatu..
  • KartikaDjoemadi
    1. Mengenai mobil Esemka, tuduhan bahwa @jokowi_do2 berbohong itu keliru, program Esemka memang program Kemendiknas, bukan program pribadi.
  • KartikaDjoemadi
    2. Mobil Esemka hasil karya anak negeri itu dipromosikan oleh @jokowi_do2 agar mendapat perhatian pemerintah pusat dan publik secara luas.
  • KartikaDjoemadi
    3. Tuduhan lain bahwa mobil Esemka menggunakan dana APBD juga keliru, yg benar adalah bahwa Esemka dikelola oleh PT Solo Manufaktur Kreasi.
  • KartikaDjoemadi
    4. Liputan media mengenai @jokowi_do2 tidak pernah berbayar, bukan utk pencitraan, tetapi karena prestasi & kinerja lalu media meliputnya.
  • KartikaDjoemadi
    5. @jokowi_do2 mendapat banyak penghargaan baik didalam & diluar negeri, salah satunya adalah penghargaan dari Menko Perekonomian🙂
  • KartikaDjoemadi
    7. Dibawah kepemimpinan @jokowi_do2, economic growth Solo mencapai 5,94% dengan inflation rate 2,35% paling rendah se-Indonesia🙂
  • KartikaDjoemadi
    8. Penghargaan dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa kepada @jokowi_do2 diberikan oleh Pak Hatta langsung dihadapan Presiden SBY🙂
  • KartikaDjoemadi
    9. Penghargaan ini menepis tuduhan bahwa tingkat kemiskinan di Solo tinggi, terbukti dengan economic growth 5,94% dan inflation rate 2,35%
  • KartikaDjoemadi
    10. Solo dibawah kepemimpinan @jokowi_do2 selalu memberikan data kependudukan yg riil, bertujuan agar jika ada permasalahan mudah mengatasi.
  • KartikaDjoemadi
    6. Penghargaan dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa kepada @jokowi_do2 adalah untuk kategori kota pengendali inflasi terbaik di Indonesia.
  • KartikaDjoemadi
    11. Begitu juga dg angka penderita AIDS di Solo adalah data riil, tujuannya agar transparansi data kependudukan mempermudah cara mengatasi.
  • KartikaDjoemadi
    12. Transparansi data di Solo, @jokowi_do2 mendapat apresiasi dari Lembaga Tranparansi Internasional dengan index 6,08 terbaik di Indonesia.
  • KartikaDjoemadi
    13. Berbeda dengan data kependudukan di Jakarta🙂 apakah transparan seperti di Solo? Teman2 tentu bisa menjawabnya sendiri🙂 @jokowi_do2
  • KartikaDjoemadi
    14. Kemudian tuduhan lain kepada @jokowi_do2 mengenai dugaan suap tanah2 di Solo, hati2 bagi yg menuduh karena tanah2 itu bukan milik Pemkot
  • KartikaDjoemadi
    15. Jadi tuduhan bahwa @jokowi_do2 menerima suap atas keberadaan tanah2 itu sangat tidak berdasar, punya kewenangan saja tidak🙂
  • KartikaDjoemadi
    16. Termasuk tuduhan suap pembebasan tanah Maliyawan itu juga kewenangan Pemerintah Provinsi Jateng, bukan Pemerintah Kota Solo @jokowi_do2
  • KartikaDjoemadi
    17. Masalah tanah yg diatasnya berdiri bangunan bersejarah Pabrik Es Sari Petojo, izin mendirikan mall tidak dikeluarkan oleh @jokowi_do2
  • KartikaDjoemadi
    18. Izin tidak diberikan oleh @jokowi_do2 karena lokasi tersebut berdekatan dengan pasar tradisional, mall dapat mematikan pasar tradisional
  • KartikaDjoemadi
    19. Untuk tuduhan korupsi @jokowi_do2 mendapat penghargaan “Bung Hatta Anti Corruption” award, tentunya pihak pemberi award sudah verifikasi
  • KartikaDjoemadi
    20. Penghargaan anti korupsi itu menepis dugaan bahwa @jokowi_do2 terjerat kasus korupsi, bukti ini sudah sangat cukup🙂
  • KartikaDjoemadi
    21. Mengenai tuduhan @jokowi_do2 tidak merawat ruang terbuka hijau, Solo mendapat penghargaan “Green City Award” yang menepis dugaan itu.
  • KartikaDjoemadi
    22. Mari kita hitung kekuatan @jokowi_do2 dg dukungan PDIP 11 kursi dan Gerindra 6 kursi, total 17 kursi, mendapat 42%
  • KartikaDjoemadi
    23. Dengan jumlah kekuatan parpol yg hanya 17 kursi @jokowi_do2 mampu meraih 42% suara, artinya dukungan publiklah yg besar🙂
  • KartikaDjoemadi
    24. Dukungan yg besar dari publik membuat @jokowi_do2 tidak akan dapat di “steer” oleh parpol, @jokowi_do2 hanya berhutang pada rakyat.
    Sumber: Twitter dan Voa Islam

 

 

 

2 responses to this post.

  1. Ulasan tentang Hasil Pilkada DKI Jakarta 2012 Putaran Kedua mendatang dapat Anda lihat di situs kami. Bagi warga DKI Jakarta jangan lupa gunakan hak pilih Anda ya.

    Balas

  2. Posted by Lost Soul on 25 Mei 2014 at 23:14

    menanggapi pernyataan Amin Rais “Jakarta itu kotanya kompleks, dan saya sudah pergi ke berbagai kota di Eropa, di sana banyak kota yang lebih baik dan tertata daripada Kota Solo, lebih tertata kotanya dan tidak macet,”
    ya bedalah Solo dengan Eropa. Secara ekonomi aja udah beda. APBD d Solo sama Eropa beda. Kesadaran masyarakat eropa dan di Indonesia aja beda. ya ga bisa Indonesia d bandingin dengan eropa. Penduduk Indonesia buang sampah dimana-mana ga ada sanksi. di Jakarta aja baru ada setelah Jokowi menjabat, Perda nomor 3 tahun 2013.

    Saya bukan pendukung Jokowi ataupun Prabowo. Karena sampai sekarang saya masih bingung siapa pemimpin terbaik untuk Negeri ini. Makin banyaknya media, pencitraan terhadap calon juga semakin banyak. tapi media juga lah sebenarnya yang membuat kita tau siapa calon terbaik untuk negara kita.

    Think smart before u choose the right one for our Indonesia 5 years later.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: