Catatanku


Dari sudut Puskesmas

Tiada rasa sekeras batu, dan tiada batin sekeras baja. Tetes air mata manusia sungguh mudah tuk di cucurkan seiring cerita dan langkahnya dalam mengarungi hidup ini.

Malam ini, aku duduk disudut sebuah ruang Puskesmas yang penuh dengan nyamuk-nyamuk nakal yang kerap memberikan sedikit kejut gatal pada kulitku yang terbuka. Sejak sore tadi telah tumpah kesedihan diiringi air mata kala melihat si Baby yang terus merintih dengan suhu panas tinggi disertai muntah. Teriris sedih hati melihatnya begitu tersiksa.

Hilang tawa dan celoteh lucunya yang kerap mengisi hari-hariku bersamanya. Nyanyian-nyanyian serta keusilan yang selalu ditampilkan sirna dan padam dua hari ini.

Ya Allah…. di malam Ramadhan yang penuh berkah ini, hambamu memohon kesembuhan untuk putra kami. Kiranya hanya Engkau lah Dzat yang memberi sakit, dan Engkau pulalah Dzat penyembuh dari sakit.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Telah datang bulan dimana semua muslim diberikan ruang teristimewa dalam beribadah oleh Allah swt.

Marilah kita berlomba-lomba menempatkan ibadah kita di bulan Ramadhan ini lebih baik dan terbaik selama setahun ini.

Dengan ini saya sekeluarga memohon maaf atas segala kesalahan dan khilaf. semoga ibdah Ramadhan tahun ini berkah dan sempurna amin.

One response to this post.

  1. jatidiri manusia sesungguhnya memang sangatlah lemah bos…… sabar dan tawakal aja

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: